AS Siap Blokir Usaha Larang Israel di Piala Dunia 2026

Pernyataan Pemerintah AS

Pemerintah Amerika Serikat berkomitmen untuk mencegah setiap upaya yang mencoba melarang Israel berkompetisi di Piala Dunia 2026. Pernyataan ini muncul setelah sebuah komisi penyelidikan PBB menyatakan bahwa Israel telah melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza. Hal ini memicu seruan dari para ahli PBB dan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, untuk menjatuhkan sanksi olahraga terhadap negara tersebut.

Piala Dunia 2026 dan Partisipasi Israel

Piala Dunia mendatang akan diselenggarakan bersama oleh AS, Meksiko, dan Kanada. Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS menyatakan kepada BBC Sport: “Kami akan bekerja keras untuk menghentikan setiap upaya yang mencoba melarang tim nasional sepak bola Israel dari Piala Dunia.” Sementara itu, ada laporan bahwa UEFA, badan pengatur sepak bola Eropa, dapat mengadakan pertemuan untuk memutuskan apakah akan menangguhkan Israel dari kualifikasi Piala Dunia dalam waktu dekat.

Tekanan Internasional Meningkat

Tekanan internasional terhadap Israel meningkat setelah laporan PBB yang menyatakan bahwa ada alasan yang cukup untuk menyimpulkan bahwa empat dari lima tindakan genosida yang didefinisikan dalam hukum internasional telah dilakukan sejak awal perang pada tahun 2023. Para ahli hak asasi manusia di PBB menyerukan agar FIFA dan UEFA menangguhkan tim nasional Israel dari kompetisi internasional, dengan menyatakan bahwa “Olahraga harus menolak persepsi bahwa semuanya berjalan normal.”

Penolakan Israel

Israel secara rutin membantah bahwa tindakan mereka di Gaza merupakan genosida, dengan alasan bahwa tindakan tersebut dibenarkan sebagai langkah pertahanan diri. Kementerian luar negeri Israel menyebut laporan PBB tersebut sebagai “terdistorsi dan salah.” Militer Israel meluncurkan kampanye di Gaza sebagai respons terhadap serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023, yang mengakibatkan sekitar 1.200 orang tewas dan 251 lainnya disandera.

Statistik Korban di Gaza

Menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas, setidaknya 65.419 orang telah tewas di Gaza sejak saat itu. Angka-angka ini dikutip oleh PBB dan sumber lainnya sebagai statistik paling dapat diandalkan mengenai korban. Meningkatnya seruan untuk melarang Israel dari kompetisi olahraga terjadi bersamaan dengan laporan bahwa UEFA dapat melakukan pemungutan suara tentang penangguhan Israel dalam waktu dekat.

Perbandingan dengan Rusia

Perdana Menteri Spanyol, Sanchez, menyatakan bahwa Israel harus diperlakukan sama seperti Rusia dengan melarang mereka dari kompetisi olahraga internasional. “Israel tidak dapat terus menggunakan platform internasional untuk membersihkan citranya,” kata Sanchez. Tim nasional Rusia telah dilarang berkompetisi dalam turnamen sepak bola internasional sejak invasi negara itu ke Ukraina pada tahun 2022.

Protes dan Dukungan untuk Palestina

Protes pro-Palestina juga terjadi di berbagai tempat, termasuk saat para pendukung tim PAOK Yunani mengibarkan bendera Palestina dan spanduk selama pertandingan Liga Europa melawan tim Maccabi Tel Aviv. Para penggemar mengangkat tanda-tanda dalam bahasa Inggris yang bertuliskan “Hentikan genosida” dan “Tunjukkan kartu merah untuk Israel.” Suara seruan “Bebaskan Palestina” juga terdengar setelah para pendukung Maccabi mengibarkan bendera Israel.

Kesimpulan

Situasi ini menunjukkan bagaimana olahraga dapat menjadi arena untuk perdebatan politik dan sosial yang lebih luas. Dengan meningkatnya tekanan untuk menangguhkan Israel dari kompetisi internasional, masa depan partisipasi mereka di Piala Dunia 2026 menjadi semakin tidak pasti. Pemerintah AS berkomitmen untuk melindungi partisipasi Israel, tetapi tantangan dari komunitas internasional dan opini publik dapat mempengaruhi keputusan yang akan diambil oleh badan pengatur sepak bola dunia.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *