Elena Rybakina Menolak Foto dengan CEO WTA Portia Archer
Pengenalan
Elena Rybakina, juara Wimbledon 2022, baru-baru ini mencuri perhatian setelah menolak untuk berfoto dengan CEO WTA, Portia Archer, setelah meraih kemenangan besar di WTA Finals. Kemenangan tersebut tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain tenis teratas, tetapi juga membawa pulang hadiah uang terbesar dalam sejarah tenis wanita, yaitu £3.98 juta.
Kemenangan yang Mengubah Segalanya
Rybakina berhasil mengalahkan pemain peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, dalam pertandingan final yang berlangsung dengan ketat. Kemenangan ini membawa Rybakina naik ke peringkat kelima dunia, namun momen pasca-pertandingan menjadi sorotan ketika ia memilih untuk tidak bergabung dalam sesi foto bersama Sabalenka dan Archer.
Alasan di Balik Penolakan
Walaupun Rybakina tidak secara eksplisit menjelaskan alasannya, penolakan ini terjadi di tengah kontroversi yang melibatkan pelatihnya, Stefano Vukov, yang sebelumnya dikenakan sanksi oleh WTA. Vukov, yang telah melatih Rybakina sejak ia remaja, dilarang beraktivitas setelah ditemukan melanggar kode etik WTA. Meskipun sanksi tersebut telah dicabut, situasi ini tampaknya masih membayangi hubungan Rybakina dengan WTA.
Kritik dan Tanggapan
Rybakina pernah mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap WTA di Australian Open, di mana ia menyatakan tidak setuju dengan banyak kebijakan yang diterapkan oleh organisasi tersebut. Dia juga menegaskan bahwa ia tidak pernah merasa diperlakukan buruk oleh Vukov, meskipun ada kritik dari berbagai pihak mengenai perilakunya.
Pandangan Pam Shriver
Pam Shriver, mantan juara Grand Slam dan komentator, telah mengkritik cara Vukov berinteraksi dengan Rybakina. Shriver mengungkapkan harapannya agar Rybakina menemukan pelatih yang dapat memperlakukannya dengan hormat. Setelah kemenangan Rybakina di WTA Finals, Shriver menulis di media sosial bahwa sulit untuk membayangkan seorang atlet meraih hadiah uang lebih besar dalam satu turnamen dibandingkan dengan seluruh karier ‘Original 9’, namun tetap menolak untuk berfoto dengan CEO WTA.
Hubungan Rybakina dan Vukov
Setelah sempat menghentikan kerja sama dengan Vukov, Rybakina memutuskan untuk kembali bekerja sama dengan pelatihnya tersebut. Namun, karena sanksi yang dijatuhkan, Vukov tidak dapat hadir di Australian Open. Rybakina mengungkapkan bahwa meskipun ada masalah, mereka tetap berkomunikasi dan Vukov masih memberikan dukungan baik di dalam maupun di luar lapangan.
Kesimpulan
Keputusan Rybakina untuk tidak berfoto dengan Portia Archer mencerminkan ketegangan yang ada antara atlet dan organisasi yang mengatur olahraga mereka. Meskipun ia meraih kesuksesan yang luar biasa, situasi ini menunjukkan bahwa ada isu yang lebih dalam yang perlu diatasi dalam dunia tenis wanita. Rybakina memilih untuk menjaga alasan di balik tindakannya tetap pribadi, namun hal ini tentunya akan menjadi bahan perbincangan di kalangan penggemar dan analis tenis.
