Tony Bloom Tegaskan Tidak Pernah Bertaruh pada Brighton

Pernyataan Tony Bloom

Tony Bloom, pemilik Brighton & Hove Albion, menanggapi tuduhan bahwa ia telah melakukan taruhan pada pertandingan timnya sejak menjadi pemilik pada tahun 2009. Dalam sebuah pernyataan resmi, Bloom menegaskan bahwa klaim tersebut adalah “sepenuhnya salah”. Tuduhan ini muncul setelah sebuah artikel di Guardian mengklaim bahwa Bloom adalah penjudi anonim yang meraih kemenangan sebesar $70 juta (£52 juta), yang termasuk taruhan pada Brighton.

Aturan FA dan Kepatuhan

Aturan yang ditetapkan oleh Asosiasi Sepak Bola (FA) melarang pemilik klub untuk bertaruh pada pertandingan atau kompetisi yang melibatkan tim mereka. Namun, Bloom termasuk dalam kebijakan yang diadopsi pada tahun 2014 yang memungkinkan dia untuk terus berjudi pada kompetisi dan pertandingan lain. Dalam pernyataannya, Bloom menekankan, “Saya dapat memastikan kepada para pendukung bahwa saya tidak pernah bertaruh pada pertandingan Brighton & Hove Albion sejak menjadi pemilik klub. Saya selalu mematuhi ketentuan ini, dan semua taruhan saya pada sepak bola diaudit oleh salah satu firma akuntansi terkemuka di dunia setiap tahun untuk memastikan kepatuhan penuh terhadap kebijakan FA.”

Langkah Hukum

Bloom, yang juga memiliki 29% saham di klub Skotlandia Hearts, menyatakan bahwa pengacaranya telah menghubungi Guardian terkait tuduhan yang “sepenuhnya salah” tersebut. “Secara terpisah, klub kami sedang berkomunikasi langsung dengan FA dan Premier League mengenai masalah ini,” tambahnya.

Sejarah Perjudian Bloom

Tony Bloom memiliki sejarah panjang dalam mengelola operasi perjudian. Ia mendirikan situs perjudian online Premierbet pada tahun 2002, sebelum menjualnya seharga sekitar £1 juta pada tahun 2005. Bloom juga memimpin sindikat taruhan pribadi yang dijalankan melalui perusahaannya, Starlizard. Dengan latar belakang ini, Bloom memiliki pemahaman yang mendalam tentang industri perjudian dan pentingnya mematuhi aturan yang ada.

Kesimpulan

Tuduhan terhadap Tony Bloom menunjukkan betapa pentingnya integritas dalam olahraga, terutama dalam hal perjudian. Dengan menegaskan bahwa ia tidak bertaruh pada pertandingan timnya, Bloom berusaha untuk menjaga reputasi klub dan kepercayaan para pendukungnya. Ini adalah pengingat bahwa meskipun perjudian adalah bagian dari industri olahraga, ada batasan yang harus dihormati oleh para pemilik klub untuk menjaga keadilan dan integritas permainan.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *