Darren Lehmann: Fans Inggris Harus Lebih Baik dari 5 Serangan
Pernyataan Darren Lehmann tentang Penggemar Inggris
Dalam dunia kriket, rivalitas antara Inggris dan Australia selalu menjadi sorotan, terutama dalam seri The Ashes. Baru-baru ini, mantan pelatih tim nasional Australia, Darren Lehmann, mengungkapkan pendapatnya mengenai perlakuan yang diterima oleh pemain Australia, Steve Smith, dari penggemar Inggris. Menurut Lehmann, penggemar Inggris seharusnya lebih baik daripada melakukan ‘penyiksaan’ verbal terhadap Smith.
Sejarah Kontroversi
Steve Smith, yang kini berusia 36 tahun, telah menjadi sasaran ejekan dan cemoohan dari penggemar Inggris sejak terlibat dalam skandal pemalsuan bola pada tahun 2018. Skandal tersebut menyebabkan Smith dipecat dari jabatan kapten dan dijatuhi larangan bermain selama satu tahun. Lehmann, yang saat itu menjabat sebagai pelatih, juga mengundurkan diri setelah insiden tersebut. Dalam pandangan Lehmann, perlakuan yang diterima Smith tidaklah adil, terutama mengingat bahwa kesalahan tersebut telah terjadi beberapa tahun yang lalu.
Reaksi Smith dan Dukungan dari Penggemar
Smith sendiri telah kembali ke lapangan setelah skandal tersebut, namun ia terus menghadapi ejekan dari penggemar Inggris setiap kali ia bermain di tanah Inggris. Lehmann menyatakan bahwa meskipun Smith telah berusaha untuk melanjutkan hidupnya dan bermain dengan baik, penggemar Inggris tampaknya tidak bisa melupakan kesalahan yang telah terjadi. “Abuse yang diterima Smith adalah hal yang tidak bisa diterima,” kata Lehmann. “Dia bermain setiap hari dan terus diingatkan tentang masa lalu yang kelam. Ini sangat tidak adil.”
Perlunya Sikap yang Lebih Baik
Lehmann menekankan bahwa penggemar, terutama yang tergabung dalam Barmy Army, seharusnya menunjukkan sikap yang lebih baik. “Sebagian besar dari mereka adalah pendukung yang baik dan menghargai permainan. Mereka seharusnya tidak terjebak dalam perilaku negatif yang hanya akan merusak suasana pertandingan,” tambahnya. Menurutnya, penggemar seharusnya bisa membedakan antara dukungan dan ejekan yang berlebihan.
Menghadapi Masa Lalu
Lehmann juga mengingatkan bahwa semua orang membuat kesalahan, dan penting untuk menerima kesalahan tersebut dan melanjutkan hidup. “Kami telah melakukan kesalahan, kami mengakuinya, dan sekarang saatnya untuk bergerak maju,” ujarnya. Smith, meskipun sering dihadapkan pada cemoohan, tetap menunjukkan sikap profesional dan berusaha untuk tampil terbaik di lapangan.
Kesimpulan
Dalam dunia olahraga, rivalitas memang menjadi bagian dari permainan, namun ada batasan yang seharusnya tidak dilanggar. Sikap saling menghormati antar pemain dan penggemar sangat penting untuk menciptakan suasana yang positif. Darren Lehmann mengingatkan kita bahwa penggemar Inggris seharusnya lebih baik dalam mendukung tim mereka tanpa harus merendahkan pemain lawan. Dengan demikian, kita dapat menikmati pertandingan yang lebih berkualitas dan penuh sportivitas.
